Anak Indonesia Asli

Home » techno

Category Archives: techno

Advertisements

Akhirnya Microsoft Dirikan Laboratorium Open Source di Indonesia

Seperti yang diberitakan oleh warta online okezone.com, Microsoft telah mendirikan Laboratorium open source di universitas Indonesia Depok. Lab open source Microsoft ini adalah yang pertama kali di indonesia. Pendirian ini membuat posisi Indonesia sejajar dengan 6 negara lain yang terlebih dahulu mempunyai lab Open Source dari Microsoft, yaitu Amerika Serikat, India, Mesir, Brasil, Jerman, Pakistan dan Philipina. Di Asia tenggara masih ada Indonesia dan Philipina saja, sementara Singapura, Thailand dan Malaysia yang juga bisa dibilang maju infrastruktur IT nya malah belum mempunyai Laboratorium Open Source.
“OSIL ini merupakan kelanjutan dari Microsoft Innovation Center (MIC). Lab Open Source ini kami harapkan menciptakan kerjasama untuk berkreasi di platform Microsoft untuk Open Source, ataupun sebaliknya,” jelas Presiden Direktur Microsoft, Tony Chen, saat melakukan peresmian OSIL di UI Depok, Rabu (25/2/2009).
Microsoft nantinya juga akan mendirikan Lab Open Source di Universitas-universitas lain, namun kapan pastinya masih belum ada konfirmasi secara pasti. Kita tunggu apakah lab Open Source serupa akan segera terealisasi di ITS…, Semoga ini akan menjadi suatu yang sangat bermanfaat bagi pendidikan IT di Indonesia.. Amiiiin.

Advertisements

China Tumbangkan Amerika di Internet

Fino Yurio Kristo – detikinet

Beijing – China kini boleh jumawa sebagai sang adidaya baru di dunia maya. Pasalnya menurut studi terbaru, pengguna internet di China adalah yang paling banyak di dunia dibandingkan dengan negara manapun.

Dilansir Wall Street Journal dan dikutip detikINET, Jumat (14/3/2008), China dinyatakan berhasil melampaui jumlah pengguna internet di Amerika Serikat (AS), yang sebelumnya terbanyak di muka bumi. Hasil itu dikemukakan biro penelitian BDA yang berbasis di Beijing.

Di akhir tahun 2007 menurut data China Internet Network Information Centre (CINIC), pengguna internet di China telah tembus 200 juta. Jumlah ini hanya terpaut sedikit dari AS sehingga saat itu sudah pula diprediksi, China akan segera jadi yang nomor satu.

Prediksi itu sekarang dilaporkan sudah jadi kenyataan. Menurut BDA, China kini sudah melampaui Amerika dengan pengguna internet mencapai 228,5 juta dibandingkan dengan 217,1 juta.

Hasil tersebut rasanya wajar saja mengingat tiap harinya, diperkirakan 200.000 pengakses internet baru muncul di China. Bisnis internet di sana pun kian bergairah saja.

Meski demikian, protes dari berbagai pihak terus saja berdatangan terkait sensor internet China yang sedemikian ketat. Hal ini dianggap sebagai sebuah pemasungan kebebasan berekspresi di negeri itu.
( fyk / fyk )

VIRUS UCAPAN SELAMAT

Pernah mendapat ucapan “Selamat Hari Valentine” pada komputer? Terutama pada 14 Februari lalu? Jangan keburu berbangga diri. Itu merupakan tanda bahwa virus lokal bernama VBWorm.NTH alias Kupu Malam telah menyerang.Virus itu tidak hanya centil saat Valentine. Ia juga memberikan selamat kepada “korban” pada hari kemerdekaan, 17 Agustus, Hari Natal dan tahun baru, 25 Desember dan 1 Januari, serta 24 April. Ada peringatan apa di tanggal terakhir? Well, ternyata, itu adalah tanggal lahir si pembuat virus yang menyebut dirinya dengan nama Bandot. Dasar narsis!

Virus bikinan si Bandot punya sejumlah ciri. Yakni, bernama Kupu Malam.exe atau kupu-k~1.exe dengan ukuran file 88 KB serta menggunakan ikon Visual Basic. Ciri lain, saat menjalankan regedit atau CMD, akan muncul program Windows Media Player. Jika klik kanan pada folder atau drive bernama Bandot, akan muncul satu shortcut. Ketika shortcut tersebut diklik, komputer akan langsung log off! (rum/vaksin/kkn)

Jawapos, 11 Maret 2008

‘Sesepuh’ Web Browser Temui Ajal

aolnetscape.jpg
Sesepuh web browser, Netscape Navigator, akhirnya menemui ajal. Browser milik American Online (AOL) ini dikabarkan tidak bakal beroperasi lagi setelah tanggal 1 Maret 2008.Kabar tumbangnya Netscape Navigator ini bukan sekadar isapan jempol. Hal ini ditunjukkan dengan adanya rekomendasi yang dikeluarkan pihak perusahaan kepada para penggunanya untuk meng-upgrade browser mereka menjadi Firefox atau Flock, yang berpayung teknologi sama dengan Netscape Navigator.

Jika menengok kembali ke belakang, di era 1990-an, Netscape pernah berjaya dengan mendulang pengguna sebanyak 90 persen setelah dibangun oleh Marc Andreessen pada 1994. Pada masa ini, Netscape memainkan peranan penting dalam dunia internet.

netscape8beta.jpg
Tampilan Netscape 8 Beta

Seperti dikutip detikINET dari BBC, Selasa (4/3/2008), masa kejayaan yang dikecap Netscape Navigator harus berakhir dengan datangnya terjangan dari browser lain, seperti Firefox dan Internet Explorer (IE) yang kini masih mendominasi dengan pangsa pasar sekitar 80 persen.

Firefox yang merupakan pesaing utama IE, semakin lama aksinya pun kian memukau dengan terus menggerus pangsa pasar IE. Sementara Flock menamakan dirinya sebagai ‘the social web browser’, yang coba memanfaatkan perkembangan web 2.0.

Pengguna setia Netscape mengaku kecewa dengan kematian browser kesayangannya tersebut. Mereka mengaku enggan beralih ke Flock ataupun Firefox. Bahkan, ada pengguna setia Netscape yang yakin bahwa browser ini akan bangkit lagi kelak. (ash/ ash)

DetikInet.com, 4 Maret 2008

Baru, Virus Serang File Gambar

Biasanya, file berformat JPG atau JPEG aman dari serangan virus. Namun, sejak Januari-Februari lalu, muncul virus yang cukup memusingkan. Namanya, Dinda Dewi alias Sang Perawan.

Sasaran virus ini adalah file berformat JPEG dan .exe. Virus Sang Perawan akan menyisipkan kode virus di bagian awal header file. Setelah terinfeksi, file-file tersebut tidak akan bisa dibuka, kecuali diedit kembali satu per satu menggunakan Hex Editor.

File yang terinfeksi virus Sang Perawan cukup khas. Yakni, menggunakan ikon JPEG image (JPG) berukuran 301 KB atau 96 KB (tergantung varian) dengan tip file Application.

Virus ini akan menduplikasi file yang diinfeksi. Terutama, ke dalam setiap folder dan subfolder dengan menyertakan ciri khusus. Yakni, file tersebut bernama sama dengan folder atau subfolder tempatnya bernaung. Sehingga, operasi komputer yang terinfeksi menjadi lambat karena alokasi memori.

Untuk mengidentifikasi Sang Perawan tanpa antivirus, cukup lihat tampilan file gambar secara thumbnails. Jika terinfeksi, file gambar hanya akan muncul sebagai icon JPEG. Jika bersih, tampilan thumbnails akan berupa gambar dalam ukuran kecil, seperti biasanya.

Untuk membersihkan dua varian tersebut, putuskan hubungan komputer dari jaringan. Kemudian, matikan proses virus yang aktif di memori dengan tools Process Explorer (download di alamat http://technet.microsoft.com/en-us/sysinternals/bb896653.aspx). Setelah itu, matikan proses virus ber-icon JPEG dengan nama Startup.exe, Svchost.exe, dan Spoolsv.exe, serta hapus registri yang telah dibuat oleh virus.

Untuk mengembalikan file JPG yang sudah terinfeksi, gunakan tools Hex Editor untuk menghapus script yang dibuat oleh virus. Untuk download tools ini, akses alamat http://www.topshareware.com/Free-Hex-Editor-transfer-38240.htm. Selamat mencoba! (rum/vaksin/kkn)

Jawapos, 4 Meret 2008

Trojan dari Frame Digital

Hati-hati membeli digital photo frame. Sebab, baru-baru ini ditemukan varian baru virus Trojan Horse asal Tiongkok pada penampil gambar elektronik tersebut. Virus bernama Mocmex itu men-download file dari berbagai lokasi dan menyembunyikan file dalam PC yang diinfeksinya secara random.Virus otomatis tersebar begitu digital photo frame yang terinfeksi terhubung PC. Ngerinya lagi, virus ini mampu mengenali dan mem-block perlindungan lebih dari seratus jenis antivirus! Termasuk sistem perlindungan dan firewall dalam Microsoft Windows.
Kabarnya, Mocmex telah tersebar di Singapura dan sebagian Rusia, ditemukan dalam digital photo frame yang banyak dibeli untuk hadiah Natal. Para ilmuwan sendiri belum menemukan bagaimana malware tersebut bisa ada dalam digital photo frame yang baru dijual di toko.

Namun, mereka mencurigai pembuat Mocmex akan melakukan serangan yang skalanya lebih besar di masa mendatang. Sebab, Mocmex mampu mencuri informasi personal, seperti PIN dan password. (rum/bs/kkn)

Jawapos, 19 Pebruari 2008

Kamuflase Trojan Google

Penyebaran Trojan dan virus semakin tidak terkendali. Google juga terkena imbasnya. Beberapa iklan dalam search engine itu ditengarai sebagai Trojan seri terbaru, Trojan.Qhost.WU. Pengganggu tersebut memang berkamuflase dengan menjebak pengguna yang berkunjung ke situs Google.

Yang menemukan indikasi itu adalah BitDefender, perusahaan keamanan software dari Rumania. Trojan tersebut mampu menginfeksi mesin pada PC server ketika seseorang menekan klik form tersebut. Secara otomatis, pengguna akan dibawa login ke situs page2.googlesyndication.com serta terdaftar sebagai anggota.

“Oleh karena itu, sebaiknya pengguna lebih berhati-hati dengan iklan ilegal tersebut. Alangkah baiknya kita tidak menghiraukan semua iklan yang terdapat di dalamnya jika kita berkunjung pada Google,” jelas Alex Eckelberry, Sun Belt Software CEO. (dey/bs)

Jawapos, 25 Desember 2007