Anak Indonesia Asli

Home » Motivator

Category Archives: Motivator

Advertisements

Tabah dan Sabar

Entah kenapa hari-hari ini aq kq jadi suntuk untuk nglewatinnya. Hari-hari penuh dengan “mimpi-mimpi buruk”. Bukan mimpi buruk dalam tidur, melainkan sesuatu yang kurang kuharapkan terus-menerus datang bertubi-tubi tanpa ada henti-hentinya. Energiq kini mulai terkuras, dan terus terkuras. Aq tidak akan pernah bisa menghindar dari hal-hal semacam itu. Dunia penuh dengan tantangan dan cobaan. Mungkin ini memang salahq juga, atau memang hari-hari ini aq diberi cobaan agar tabah dan sabar menghadapi semua itu. Aq ini memang belum menjadi seorang dewasa yang sesungguhnya. Kuharapkan semua ini akan semakin membuatq lebih belajar akan arti kehidupan. Lebih bisa menguasai diri dan lebih peka dengan keadaan lingkungan. Aku selalu berharap hal-hal menyenangkan akan datang kepadaku disaat semua mimpi burukq datang namun aku mungkin, sekali lagi mungkin belum bisa mendapatkan hal itu. Namun sejauh ini, aq belum mendapatkan sesuatu yang membahagiakan tersebut. Ketika kebahagiaan muncul, akan segera datang mempi-mimpi buruk tersebut. Apa aq ini sedang terkena sindrom dejavu. Ato aq ini sedang mengalami gejala….. Ato aq emang belum mampu unutk menghadapi semua itu, sehingga aq merasa berat untuk melaluinya. Entahlah, yang jelas, sekarang aq akan berusaha bangkit. Aq akan menghadapi mimpi-mimpi buruk tersebut dengan jantan.

<ini adalah sepenggal kisah yang kini sedang kuhadapi>

Advertisements

MOTIVASI

Suatu hari, seorang ahli ‘Manajemen Waktu’ berbicara di depan sekelompok mahasiswa bisnis, dan ia memakai ilustrasi yg tidak akan dengan mudah dilupakan oleh para siswanya.

Ketika dia berdiri dihadapan siswanya dia berkata:
“Baiklah, sekarang waktunya kuis ”
Kemudian dia mengeluarkan toples berukuran galon yg bermulut cukup lebar, dan leletakkannya di atas meja.

Lalu ia juga mengeluarkan sekitar selusin batu berukuran segenggam tangan dan meletakkan dengan hati-hati batu-batu itu kedalam toples.

Ketika batu itu memenuhi toples sampai ke ujung atas dan tidak ada batu lagi yg muat untuk masuk ke dalamnya, dia bertanya:
“Apakah toples ini sudah penuh?”

Semua siswanya serentak menjawab,
“Sudah!”
Kemudian dia berkata,
” Benarkah?”
Dia lalu meraih dari bawah meja sekeranjang kerikil.
Lalu dia memasukkan kerikil-kerikil itu ke dalam toples sambil sedikit mengguncang-guncangkannya, sehingga kerikil itu mendapat tempat diantara celah-celah batu-batu itu.

Lalu ia bertanya kepada siswanya sekali lagi:
“Apakah toples ini sudah penuh?”

Kali ini para siswanya hanya tertegun,
“Mungkin belum!”, salah satu dari siswanya menjawab.
“Bagus!” jawabnya.

Kembali dia meraih kebawah meja dan mengeluarkan sekeranjang pasir.
Dia mulai memasukkan pasir itu ke dalam toples, dan pasir itu dengan mudah langsung memenuhi ruang-ruang kosong diantara kerikil dan bebatuan.Sekali lagi dia bertanya,
“Apakah toples ini sudah penuh?”

“Belum!” serentak para siswanya menjawab
Sekali lagi dia berkata, “Bagus!”

Lalu ia mengambil sebotol air dan mulai menyiramkan air ke dalam toples,sampai toples itu terisi penuh hingga ke ujung atas.

Lalu si Ahli Manajemen Waktu ini memandang kpd para siswanya dan bertanya:
“Apakah maksud dari ilustrasi ini?”

Seorang siswanya yg antusias langsung menjawab,
“Maksudnya, betapapun penuhnya jadwalmu, jika kamu berusaha kamu masih dapat menyisipkan jadwal lain kedalamnya!”

“Bukan!”, jawab si ahli,Bukan itu maksudnya.

Sebenarnya ilustrasi ini mengajarkan kita
bahwa :

JIKA BUKAN BATU BESAR YANG PERTAMA
KALI KAMU MASUKKAN, MAKA KAMU
TIDAK AKAN PERNAH DAPAT MEMASUKKAN
BATU BESAR ITU KE DALAM TOPLES
TERSEBUT.

“Apakah batu-batu besar dalam hidupmu? Mungkin anak-anakmu, suami/istrimu, orang-orang yg kamu sayangi, persahabatanmu, kesehatanmu, mimpi-mimpimu. Hal-hal yg kamu anggap paling berharga dalam hidupmu.

Ingatlah untuk selalu meletakkan batu-batu besar tersebut sebagai yg pertama, atau kamu tidak akan pernah punya waktu untuk memperhatikannya.

Jika kamu mendahulukan hal-hal yang kecil dalam prioritas waktumu, maka kamu hanya memenuhi hidupmu dengan hal-hal yang kecil, kamu tidak akan punya waktu untuk
melakukan hal yang besar dan berharga dalam hidupmu”.

Taken from my e-teacher.

CINTA, CINTA OH CINTA

Jangan tertarik kepada seseorang karena parasnya, sebab keelokan paras dapat menyesatkan. Jangan pula tertarik kepada kekayaannya karena kekayaan dapat musnah. Tertariklah kepada seseorang yang dapat membuatmu tersenyum, karena hanya senyum yang dapat membuat hari-hari yang gelap menjadi cerah. Semoga kamu menemukan orang seperti itu.

Awal dari cinta adalah membiarkan orang yang kita cintai menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kita inginkan. Jika tidak, kita hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kita temukan di dalam dia.

Hanya diperlukan waktu semenit untuk menaksir seseorang, sejam untuk menyukai seseorang dan sehari untuk mencintai seseorang, tetapi diperlukan waktu seumur hidup untuk melupakan seseorang.

Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dengan beberapa orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterimakasih atas karunia itu.

Cinta adalah jika kamu kehilangan rasa, gairah, romantika dan masih tetap peduli padanya.

Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu dan mendapati pada akhirnya bahwa tidak demikian adanya dan kamu harus melepaskannya.

Cinta datang kepada mereka yang masih berharap sekalipun pernah dikecewakan, kepada mereka yang masih percaya sekalipun pernah dikhianati, kepada mereka yang masih mencintai sekalipun pernah disakiti hatinya.

Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan tidak pernah memiliki keberanian untuk mengutarakan cintamu kepadanya.

Jangan pernah mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba, jangan pernah menyerah jika kamu masih merasa sanggup, jangan pernah mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak dapat melupakannya.

Memberikan seluruh cintamu kepada seseorang bukanlah jaminan dia akan membalas cintamu. Jangan mengharapkan balasan cinta, tunggulah sampai cinta berkembang di hatinya, tetapi jika tidak, berbahagialah karena cinta tumbuh di hatimu.

Terimalah kekasih anda dengan apa adanya dia, maka cinta kasih suci akan bersemi pada hubungan anda dan kekasih anda.

Apapun kesalahan kekasih anda, bila anda benar-benar mencintai dia tulus hati, jangan pernah anda menyakiti dia, apalagi dengan kekerasan.

Yang pertama belum tentu yang terbaik, tetapi yang terbaik biasanya yang terakhir.

Cinta itu angkuh dan lembut. Lebih baik memiliki cinta daripada memiliki semua bintang dilangit.

Salah satu cara menyelesaikan problem adalah dengan melihat
keberadaan problem itu sendiri.

Perhatian merupakan suatu hal yang sulit kita dapatkan dari orang lain.

Buka mata lebar-lebar sebelum menikah dan pejamkan setengah setelah menikah

Dalam memilih istri dan membeli pedang, tidak bisa mempercayai orang lain.

Cinta sejati tidak menuntut balasan apa-apa.

Cinta adalah suatu topik yang tak terbatas.

Ketakutan remaja yang terbesar adalah takut patah hati.

Tahun-tahun masa remaja kita terdiri atas kesengsaraan, kebingungan, penderitaan dan cinta.

Kita tidak boleh berharap orang lain memecahkan masalah kita.

Jika kita peduli, maka akan ada banyak hal yang terlihat.

Kebaikan hati lebih penting daripada kesempurnaan.

Hargai cinta yang anda terima diatas segalanya.Cinta akan bertahan lama sesudah emas dan kesehatan anda yang baik lenyap.

Siapa yang miskin karena cinta ?

Kenyamanan yang lebih besar tidak harus berarti kebahagiaan yang besar.

Cinta adalah kagum dengan hati, kagum adalah cinta dengan pikiran.

Walaupun kita berjalan mengelilingi dunia untuk menemukan yang indah-indah, kita harus selalu membawa dia bersama kita atau kita tidak akan pernah menemukannya lagi.

Cinta menuntut jauh lebih sedikit dibandingkan persahabatan.

Hanya ada satu kualitas yang lebih buruk daripada kekerasan hati, dan itu adalah kelembekan kepala.

Satu keuntungan memiliki hati yang keras adalah, dibutuhkan waktu yang lama untuk menghancurkannya.

Hati selalu memiliki alasannya sendiri yang tidak akan dimengerti oleh nalar.

Cinta tidak membuat dunia berputar, tetapi cinta inilah yang membuat perputaran tersebut berharga.

Hanya anak laki-laki kecil dan laki-laki lanjut usia yang mencemooh cinta.

Cinta Platonik : Cinta dari leher ke atas.

Cinta tidak merupakan tatapan satu sama lain, tetapi memandang ke luar bersama ke arah yang sama.

Bel bukanlah bel sebelum engkau membunyikannya.
Lagu bukanlah lagu sebelum engkau menyanyikannya.
Cinta di dalam hatimu tidak diletakkan untuk tinggal di sana.
Cinta bukanlah cinta sebelum engkau memberikannya.

Rahasia besar dari perkawinan yang berhasil adalah memperlakukan semua bencana sebagai insiden dan tidak satu pun dari insiden tersebut sebagai bencana.

Tentu saja ada yang disebut cinta, atau tidak akan ada begitu banyak perceraian.

Nafsu adalah emosi, cinta adalah pilihan.

Perkawinan yang sehat tidak didasarkan pada keterbukaan penuh, tetapi pada sikap diam yang bijaksana.

Banyak orang selalu jatuh cinta, itulah alasannya mengapa mereka tidak pernah mau menikah.

Salah satu cara untuk mencintai sesuatu adalah dengan menyadari bahwa sesuatu itu mungkin hilang.

Buka mata anda lebar-lebar sebelum menikah, dan biarkan mata anda setengah terpejam sesudahnya.

Menikahi wanita atau pria karena kecantikannya atau ketampanannya sama seperti membeli rumah karena lapisan catnya.

Persahabatan adalah cinta yang penuh pengertian.

Kita dilahirkan untuk cinta.
Ini adalah prinsip keberadaan dan satu-satunya tujuannya.

Harta milik yang paling berharga bagi seorang pria di dunia ini adalah hati seorang wanita.

Cinta adalah kunci induk yang membuka gerbang kebahagiaan.

Kekasih yang bijaksana tidak menghargai hadiah dari kekasihnya sebesar cinta dari si pemberi.

Cinta adalah api, tetapi apakah api ini akan menghangatkan hati kita atau akan menghanguskan rumah kita, kita tidak akan pernah tahu.

Suara kecupan tidak sekeras dentuman meriam, tetapi gemanya terdengar jauh lebih lama.

Jika anda ingin dicintai, mencintailah dan jadilah orang yang pantas untuk dicintai.

Tidak ada cinta yang begitu sejati seperti cinta yang mati tanpa diucapkan.

Kekayaan hati tidak dapat dicuri.

Jika cinta malu-malu, maka cinta itu tidak sejati.

Di antara mereka yang kita sukai dan kagumi, kita tidak dapat menemukan suatu kesamaan, tetapi di antara mereka yang kita kasihi, kita dapat menemukannya, karena merekalah yang membuat tertawa.

PAKSAAN ADALAH PEMBELAJARAN

Tak seperti hari-hari biasanya, ketika itu aku betul-betul merasakan sesuatu yang mengganjal dalam hatiku untuk berangkat ke suatu acara. Tak ada firasat apapun apa yang akan terjadi padaku selanjutnya. Padahal di hari-hari biasa aku adalah orang yang paling semangat untuk hadir di acara-acara yang sama.
Acara itu adalah Halal Bihalal Formabaya Idul Fitri 1428 H di rumah saudaraku Samsu Rijal. Aku melupakan sesuatu bahwa saat itu juga diadakan suksesi kepengurusan. Setelah apa yang akan terjadi betul-betul kurasakan, aku langsung ingin menghilang dari tempat itu, karena banyak hal. Aku tidak berharap kepengurusan selanjutnya akan kupegang, karena banyak kesibukan baru yang akan menunggu.
Sebelum libur Lebaran aku telah lolos seleksi perekrutan Administrator baru di Laboratorium yang seperti rumah keduaku di Surabaya, yaitu Laboratorium Inteligent Bussiness System, atau kerennya kalo di Kampus Teknik Informatika yaitu Lab IBS.
Ketika acara suksesi dimulai, perasaan bahwa aku akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan Formabaya semakin kuat, tanpa aku tahu apa alasannya. Dan apa yang telah aku firasatkan sebelum berangkat benar-benar terjadi. Jadilah aku Ketua Formabaya yang baru menggantikan Boogie, Ketua Formabaya sebelumnya dengan keterpaksaan yang begitu nyata. Namun daro situ aku safar, bahwa aku membutuhkan tantangan yang lebih besar untuk men-training diriku menjadi orang yang lebih bermakna, entah itu untuk diriku sendiri, orang lain maupun kepada Sang Pencipta. Semoga apa yang benar-benar telah ada di tanganku ini benar-benar membuat diriku lebih dewasa dan bijaksana.