Anak Indonesia Asli

Home » Artikel » Film Ayat-Ayat Cinta

Film Ayat-Ayat Cinta

Seperti yang telah aku perkirakan bahwa karakter para tokoh yang telah dicitrakan dengan sangat bagus di Novel tidak bisa ditampilkan dengan baik di film yang telah diedarkan mulai 28 Pebruari di seluruh Indonesia, bahkan sangat berbeda. Peran Fahri dan Aisha yang sangat lembut dan terima akan keadaan menurutku kurang sukses diperankan oleh FeddyNuril dan Rianti Cartwright. Apa yang mereka perankan terlalu kaku dan tidak sesuai dengan inti dari sifat mereka di Novelnya. Walaupun sang Sutradara mengakui bahwa ada penambahan dan pengurangan di sana sini untuk lebih membuat film menarik, menurutku malah menambah kekecewaan para pembaca novel AAC. Hal yang sangat penting, suasana di Kota Kairo yang kental, yang banyak diceritakan di Novel tidak terasa sama sekali di versi film nya. Bahkan setting tempat selalu berada di dalam ruangan. Sedikit sekali dilakukan di luar ruangan.

Ditilik dari sisi ceritanya, film AAC memang bagus bagi para pemirsa yang belum pernah membaca novelnya. Film itu mengalir dan enak untuk diikuti. Seandainya banyak mengambil setting tempat di Kairo dan sering mengambil tempat di luar ruangan maka film itu akan sangat menarik. Namun, saya cukup senang karena novel yang sungguh bagus, dibuat dalam versi film. Itu sungguh merupakan kepuasan tersendiri.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: