Anak Indonesia Asli

Home » 2008 » January

Monthly Archives: January 2008

Advertisements

Kesempurnaan

Kesempurnaan lekat dengan suatu keteraruran. Kesempurnaan melambangkan sebuah keindahan. Semua hal yang teratur akan menimbulkan kesan indah, apapun itu bentuknya. Semua adalah penyuka akan suatu keteraturan. Alam yang teratur, kehidupan yang teratur, pengembangan pembangunan yang teratur, eksplorasi dan eksploitasi alam yang teratur, dan lain sebagainya. Semua itu merupakan kunci sebuah keindahan. Namun tiada suatu hal yang teratur itu akan menjadi indah tanpa adanya hal yang mengatur. Seperti halnya jadwal sehari-hari seorang pegawai di tempat kerjanya. Dia teratur karena dia adalah seorang yang patuh terhadap aturan yang berlaku. Dan aturan itu merupakan keputusan dari sang bos. Demikian halnya dengan alam ini. Alam ini akan teratur ketika alam itu patuh terhadap apa yang menjadi aturan dalam kehidupan ini. Dan Sang Pengatur itu adalah Allah yang Maha Kuasa. Dialah Pengatur dari segala pengatur. Dunia ini sungguh tertaur. Bayangkan jika keteraturan itu telah hilang, telah lenyap. Akankah masih berlanjut kehidupan di dunia ini? Akankah keindahan yang biasa kita lihat terus menampakkan keindahannya? Akankah kesempurnaan ciptaanNya akan terus terjaga? Dan semua itu tergantung denga usaha kita untuk mematuhi aturan yang telah ada di bumi ini. Maka jika kita mengaku sebagai makhluk yang suka akan kaindahan, suka akan kesempurnaan, suka akan keteraturan, maka kita harus patuh terhadap keputusan-keputusan yang telah dibuatNya.

Advertisements

Kamuflase Trojan Google

Penyebaran Trojan dan virus semakin tidak terkendali. Google juga terkena imbasnya. Beberapa iklan dalam search engine itu ditengarai sebagai Trojan seri terbaru, Trojan.Qhost.WU. Pengganggu tersebut memang berkamuflase dengan menjebak pengguna yang berkunjung ke situs Google.

Yang menemukan indikasi itu adalah BitDefender, perusahaan keamanan software dari Rumania. Trojan tersebut mampu menginfeksi mesin pada PC server ketika seseorang menekan klik form tersebut. Secara otomatis, pengguna akan dibawa login ke situs page2.googlesyndication.com serta terdaftar sebagai anggota.

“Oleh karena itu, sebaiknya pengguna lebih berhati-hati dengan iklan ilegal tersebut. Alangkah baiknya kita tidak menghiraukan semua iklan yang terdapat di dalamnya jika kita berkunjung pada Google,” jelas Alex Eckelberry, Sun Belt Software CEO. (dey/bs)

Jawapos, 25 Desember 2007

Casing Ramah Lingkungan dari Bambu

1197907967b.jpg

Selayaknya, apa bahan pembungkus yang pantas untuk sebuah laptop? Sebagian besar orang bisa dipastikan menjawab plastik dan besi. Tapi, Taiwan Asustek Computer Inc punya pendapat sendiri. Mereka lebih memilih bambu. Ya, bahan alami tersebut akan direalisasikan pada notebook baru mereka.

Bahan pembungkus utama laptop yang juga disebut Asus Eco book itu terdiri atas bambu. Ternyata, Asus tidak hanya membuat sensasi dengan terobosan tersebut. Mereka punya tujuan untuk membuat produk yang ramah lingkungan. Meski, alat perekatnya, seperti lem, masih berpotensi mengandung racun.

Komputer jinjing berbahan casing bambu tersebut memang masih prototipe. Asus Taiwan belum akan memasarkan ke masyarakat dalam waktu dekat. Sekarang, laptop itu masih dalam tahap pengujian.

Sedang diuji, apakah bahan alami tersebut tidak mengganggu kinerja computing. Terutama, pengujian tentang ketahanan panas terhadap microprocessors.

“Kami mencoba memproduksi laptop dengan gaya berbeda. Jika berhasil, kami terus berinovasi untuk membuat barang dari bahan alami. Sebuah langkah bagus untuk semakin ramah terhadap lingkungan,” ujar Cher Chronis, director of marketing communication untuk Asus Computer International di Taipei.

Ternyata, gerakan back to nature itu diikuti oleh beberapa produsen lain. Dell dan Lenovo akan mengurangi PVC dan bahan potensi racun dalam produknya. Langkah tersebut coba diwujudkan pada 2009. Apple juga melakukan hal serupa. Mereka tidak akan memasukkan PVC dalam daftar bahan produk.

Apple dan Dell juga punya rencana mendaur-ulang beberapa produknya yang diduga tidak ramah lingkungan. Hewlett Packard juga akan merecycle beberapa produknya pada akhir tahun ini.

Sebenarnya, terobosan ramah lingkungan dari Asus ini bukan yang kali pertama. Sebelumnya, Targus pernah melakukan pada laptop buatannya. Kasing plastik buatan Targus mudah di daur ulang. Bahan-bahan pembuatnya juga aman dari nikel dan PVC. (kkn/bs)

Jawapos 18 Desember 2007