Anak Indonesia Asli

Home » techno » Charger Alternatif untuk Mudik

Charger Alternatif untuk Mudik

Minggu depan, sebagian pembaca koran ini akan mudik. Sebagian lagi, meski tidak merayakan Idul Fitri, mungkin memanfaatkan libur Lebaran untuk bepergian ke lokasi wisata. Pengendara mobil pribadi relatif tak perlu risau dengan nasib baterai ponselnya. Mereka tinggal membawa car charger alias mobile charger yang bisa ditancapkan ke pemantik api (car lighter) mobil. Begitu juga penumpang pesawat yang waktu tempuhnya cepat. Lain halnya dengan pengguna transportasi umum, seperti bus, kereta api, dan kapal laut. Ponsel potensial kehabisan energi di tengah perjalanan. Padahal, komunikasi tetap harus berlangsung lancar.Solusinya, gunakan charger alternatif. Battery box dan battery stick layak dipertimbangkan. Cara pakainya praktis dan kompatibel dengan berbagai tipe ponsel. Battery BoxSebagian orang menyebut battery box sebagai internal power bank. Saat membeli, konsumen setidaknya memperoleh konektor untuk beraneka merek ponsel, satu kabel penghubung, dan sebuah kotak. Kotak itu berisi baterai lithium yang berfungsi layaknya sebuah tandon atau penampung daya. Kapasitasnya bervariasi, mulai 1.800 mAh hingga 15.000 mAh. Battery box berkapasitas 1.800-2.400 mAh paling mudah ditemukan di pasaran. Harga jualnya Rp 200 ribu-300 ribu, bergantung kapasitas, jumlah konektor, dan kehalusan sentuhan akhir. Sekali di-charge, battery box ini mampu 2-3 kali mengisi baterai ponsel hingga penuh. Battery StickSesuai dengan namanya, aksesori ini berbentuk seperti stik atau lebih tepatnya silinder. Varian battery stick yang paling banyak beredar menggunakan satu buah baterai AA sebagai sumber energi. Tak tahu wujud baterai AA? Kebanyakan orang menyebutnya baterai kecil. Baterai itu mudah didapatkan di warung kecil hingga supermarket. Kalau battery box sanggup mengisi ulang baterai ponsel sampai penuh, battery stick lebih berfungsi sebagai penahan. Maksudnya, battery stick akan menahan agar ponsel yang baterainya telah lemah alias low battery tak sampai mati. Pengguna diberi “perpanjangan waktu” untuk mencari colokan listrik dan men-charge baterai ponselnya. Biasanya, gerai ponsel menawarkan battery stick di kisaran harga Rp 150 ribu. Paket penjualannya termasuk minimal lima konektor untuk beragam merek dan tipe ponsel. Yang pasti tersedia adalah colokan untuk ponsel Nokia, Sony Ericsson, dan konektor mini USB. (Herry S.W.)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: