Namun, mereka mencurigai pembuat Mocmex akan melakukan serangan yang skalanya lebih besar di masa mendatang. Sebab, Mocmex mampu mencuri informasi personal, seperti PIN dan password. (rum/bs/kkn)
Jawapos, 19 Pebruari 2008
Namun, mereka mencurigai pembuat Mocmex akan melakukan serangan yang skalanya lebih besar di masa mendatang. Sebab, Mocmex mampu mencuri informasi personal, seperti PIN dan password. (rum/bs/kkn)
Jawapos, 19 Pebruari 2008
Aspect Oriented Programming
Kemudian muncullah Aspect-Oriented Programming, dimana metode ini menyusun masalah-masalah kedalam satuan unit yang disebut aspek. Secara garis besar AOP merupakan metode pemograman yang menghadirkan konsep untuk memotong silang (crosscut) permasalahan tangling dan scattering. Tangling dalam artian bawa terdapat hal-hal lain didalam suatu Object yang sebenarnya tidak berhubungan langsung, namun hanya merupakan technical concerns semata. Sedangkan scattering lebih kepada pengkodean yang muncul pada banyak tempat, sebagai contoh kode program untuk akses user password yang bisa terjadi pada beberapa layer. Kedua hal diatas, telah menyebabkan source code menjadi tidak bersih dan tidak independent. Untuk itulah dibutuhkan madul yang dapat melakukan crosscutting concern terhadap permasalahan diatas, inilah yang dinamakan Aspect. Sebagai contoh, security dapat dikatakan sebuah aspect, tanpa merusak design asli dari system. Maka dalam hal ini Aspek dapat dikatakan sebagai suatu modul yang meng-enkasulapsi perilaku yang mempengaruhi kelas-kelas (dan object-object) tertentu. Dengan AOP, tiap aspek dapat dijabarkan sebagai unit-unit yang terpisah dan kemudian disatukan oleh Aspect Weaver(sebagai kompilasi). Bila kita bandingkan dengan Object-Oriented Programming (OOP), security dijadikan sebagai sebuah class, dan tidak dapat digunakan crosscutting concern, AOP sendiri merupakan penyempurna dari metode OOP tersebut.
Salah satu implementasi dari AOP ialah pada pemrograman Java dengan AspectJ, pada C/C++ dengan AspectC, AspectNet untuk C# dan .Net dan beberapa macam lainnya. Pada pelatihan ini digunakan implementasi dengan bahasa Java, yaitu AspectJ. Aspect adalah cara memodularisasi crosscutting concerns seperti cara memodularisi concern pada OOP. AspectJ menambahkan kepada Java dengan suatu konsep, yang disebut join point (dari crosscutting concerns) dan menambahkan beberapa konstraktor baru seperti pointcut, advice, inter-type declaration, dan aspect. Pointcut dan advice secara dinamic mempengaruhi program flow. Declarasi inter-type secara statis mempengaruhi hirarki kelas program. dan aspect meng-encapsulasi beberapa konstruktor baru tersebut. Dalam setiap modul aspect (pada Java) akan dikenal adanya Join Point, Pointcuts, Advice, inter-type declarations dan aspect sebagai program itu sendiri.
Sebuah join point dideklarasikan dengan baik dalam program flow. Sedangkan pointcut akan mengambil join point dan nilai dari point tersebut. Suatu potongan advice adalah kode yang dieksekusi manakala suatu join point dicapai. Kedua komponen ini disebut sebagai komponen dinamik dari AspectJ. AspectJ juga mempunyai jenis deklarasi Intertype yang membolehkan programmer untuk memodifikasi stuktur program statik, yakni anggota dari kelas dan hubungan antar kelas. Aspect dari AspectJ adalah unit modularitas untuk suatu crosscutting concern. Aspect ini bersifat seperti kelas java pada umumnya, yaitu termasuk pointcut, advice, dan deklarasi inter-type.
Grid Computing
Perbedaan yang amat mencolok antara Grid Computing dengan super komputer adalah mengenai masalah sentralisasi. Pada metode super computer, sumber daya yang ada berpusat pada satu tempat yaitu di tempat mesin itu berada sehingga system ini tidak akan berjalan apabila satu-satunya sumber daya tersebut mati. Hal ini berbeda dengan metode Grid Computing karena sumber daya yang ada menyebar sehingga apabila ada satu sumber daya (node) yang mati maka tugas yang masih belum terselesaikan akan dibagi ke dalam node-node yang masih hidup sehingga keberlangsungan dari sistem lebih terjamin.
Penjelasan mengenai arsitektur model dari grid computing itu sendiri tercantum pada gambar 1.
Web 3.0
Apakah PSSI ini nggak tau malu??Apakah PSSI ini nggak punya harga diri?? Hoe… para pemegang tampuk pimpinan PSSI, nggak patut anda memimpin PSSI. Daripada anda tetap memimpin, lebih baik PSSI dibubarkan saja. Nggak liat kah dosa-dosa anda?? Nggak liatkah kesalahan demi kesalahan telah anda perbuat??Nggak punya otak atau ingatan kah anda sampai pelajaran demi pelajaran, pengalaman demi pengalaman tidak dijadikan acuan dalam mengambil keputusan di masa yang akan datang. Hoe anda yang merasa… Segera perbaiki diri anda….. Ini tidak sekedara opini saya. Saya kira sudah banyak orang seperti saya yang kesal pada anda-anda. Hoe kalau masih mau dianggap. Uruslah kasus JakMania. Aku selaku Aremania merasa kesal dengan perlakuan anda, apakah anda tetap ngotot menghuku Aremania???Mengapa supporter tim-tim luar Jakarta selalu menjadi anak tiri??Saya tidak mengkambinghitamkan Jakmania, tpi ini fakta. Banyak hal lain yang membuat kredibilitas anda saat ini telah tidak dihargai… Kalau anda merasa, cepatlah anda turun..!!!!!!!
Banyak orang akan menolak jika status orang nomer 1 akan disematkan pada dirinya jika mengetahui bahwa organisasi yang akan dihadapinya adalah sebuah organisasi sosial non profit. Hal tersebut sangat alamiah dan sangatlah lumrah. Namun sebenarnya di balik semua itu lebih banyak manfaat yang akan bisa dipetik. Selain mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru, seorang pemimpin akan lebih banyak dikenal dan mengenal orang. Itu merupakan manfaat terpenting yang bisa didapatkan seorang pemimpin. Suatu kenikmatan yang sangat besar ketika banyak orang mempercayai dan memperhatikan gerak gerik kita. Seolah-olah semua tindakan tidak ada yang tanpa perhatian seseorang, walaupun akan menguras banyak sms sih…
Bermula dari itu, saya berpesan melalui pengalaman saya bahwa menjad seorang pemimpin itu banyak manfaatnya. Maka jika anda dipercaya untukmenjadi seorang pemimpin harusnya langsung diterima sdan sangat bersyukur bisa mendapatkannya.
Terus terang, untuk mendapatkan hal tersebut sangatlah langka dan cukup sulit
Blunder yang dilakukan oleh Markus Horison di Final delapan besar Liga Indonesia merupakan catatan terburuk yang ditorehkan oleh kiper berlabel nomor 1 di Indonesia. Seakan mengulang blunder ketika Timnas berhadapan dengan Suriah di Pra Piala Dunia 2010, raut muka Markus langsung tak jelas. Tampak sekali wajah penuh penyesalan yang keluar. Kejadian bermula ketika PSMS tertinggal oleh gol Keith Kayamba Gumbs di menit 107 melalui servis sepak pojok. Situasi tersebut membuat para pemain PSMS yang saat itu bermain dengan 10 orang sejak menit 43 terpukul. Kejadian bermula ketika papan skor menunjukkan keunggulan 2-1 untuk Sriwijaya FC dan menit telah menunjukkan bahwa pertandingan akan berakhir 6 menit lagi, markus mengambil keputusan untuk maju ke Petak Penalti Ferry Rotinsulu untuk membantu teman-temannya berebut bola. Alih-alih mencetak gol, bola tak mendekat ke dirinya, malah-malah PSMS terkena serangan balik dan Zah Rahan yang ketika itu sendirian di sayap kanan langsung menceploskan bola ke gawang Markus Horison yang masih berlari di tengah lapangan. Dengan blundernya itu, para penonton televisi di rumah telah dikecewakan dengan hilangnya 6 menit yang menarik.